Ayo Sekolah di MI NU Hidayatun Najah!

Memilih sekolah untuk anak bukan perkara sederhana. Bukan hanya tentang tempat belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga tentang di mana anak akan tumbuh menjadi pribadi yang baik.

Di tengah banyaknya pilihan, MI NU Hidayatun Najah hadir sebagai jawaban bagi orang tua yang menginginkan pendidikan yang berfokus pada subtansi nilai, tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menanamkan akhlakul karimah.

Mengapa di MI NU Hidayatun Najah?

MI NU Hidayatun Najah memahami bahwa pendidikan sejati adalah keseimbangan ilmu pengetahuan antara duniawi dan ukhrawi. Di sini, anak-anak tidak hanya diajarkan untuk pintar secara akademis, tetapi juga dibimbing untuk mengenal adab, menghargai sesama, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui lingkungan yang religius, pembiasaan ibadah, serta bimbingan guru yang tekun, sabar, dan penuh perhatian menjadikan setiap proses belajar lebih efektif dan bermakna bagi peserta didik. Karena kami percaya, anak yang hebat bukan hanya yang cerdas pikirannya, tetapi juga yang baik hatinya.

Program Pembiasaan yang Menumbuhkan Peserta Didik Berkarakter Islami di MI NU Hidayatun Najah

Berbagai program Pembiasaan di MI NU Hidayatun Najah dirancang bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan pembiasaan hidup islami dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari Dzilan (Dzikir Lantunan al-Qur’an), Shalat Dhuha, Dhuhur, Ashar berjamaah, dizikir dan Asmaul Husna setelah sholat, hingga pembacaan hadist dan do’a sebelum makan yang menjadi fondasi spiritual anak. Kegiatan seperti Jum’at Religi, Istighosah, dan MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) semakin menguatkan nilai keislaman dalam diri peserta didik.

Semua ini bukan hanya diajarkan, tetapi dibiasakan hingga menjadi bagian dari karakter anak.

Selain itu, dalam menumbuhkan karakter MI NU Hidayatun Najah juga memiliki berbagai kegiatan, diantaranya:

  1. Integral learning
  2. MENTION (MINU Event competition)
  3. MINU Goes to pare
  4. SAFARUNA: Smart Adventure for Religion and Knowledge with MI NU Hidayatun Najah
  5. TA (Tugas Akhir)
  6. Perjusa (Perkemahan Jumat sabtu)
  7. MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa)
  8. SBT (Succes building training)
  9. Ziarah Wali Tuban
  10. Outbound /Fun learning
  11. Classmeeting
  12. Festival Muharrom
  13. Lomba Agustusan
  14. Jumat Religi
  15. Entrepreneurs Day
  16. PHBI & PHBN
  17. Seminar Parenting
  18. Ifthar Jama’i
  19. Gelar Karya
  20. Manasik Haji
  21. Home Visit

Program Unggulan di MI NU Hidayatun Najah

  • Kelas Tahfidz
  • Madrasah Diniyah
  • Sains Club
  • Math Club
  • English Club
  • Klinik Penuntasan Pembelajaran (KPP)
  • Pendampingan Intensif Belajar (PIB)

Pembelajaran yang Menyenangkan

Belajar di MI NU Hidayatun Najah bukanlah sesuatu yang membosankan. Dengan pendekatan yang aktif, kreatif, dan menyenangkan (joy learning), anak-anak diajak untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendampingi, memahami, dan mengembangkan potensi setiap anak. Karena setiap anak itu unik, dan setiap potensi layak untuk tumbuh utuh. Sebagaimana filosofi pendidikan dari Ki Hajar Dewantara “padi tumbuh sebagai padi, jagung tumbuh sebagai jagung”, tentu pendidik sebagai petani dalam konteks pendidikan haruslah merawat jagung dan padi tersebut supaya tumbuh dengan sebaik mungkin.

Ekstrakulikuler

  • Pramuka
  • Futsal
  • Retorika
  • Renang
  • Tilawah
  • Seni tari
  • Melukis
  • Rebana

Lingkungan yang Nyaman

Sekolah adalah rumah kedua bagi anak. Oleh karena itu, MI NU Hidayatun Najah menghadirkan suasana yang nyaman, aman, dan penuh nilai edukatif.

Budaya salam, sapa, sopan, dan santun menjadi budaya. Anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang menumbuhkan habits yang baik.

Menyiapkan Generasi Masa Depan

Kami menyadari bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Oleh karena itu, dengan visi kami yaitu “menyiapkan peserta didik yang berakhlakul Karimah, berprestasi, dan berwawasan Aswaja”, MI NU Hidayatun Najah berkomitmen untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Generasi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi masa depan.

Saatnya Memilih yang Terbaik!

Memilih sekolah adalah memilih arah masa depan anak. Dan setiap orang tua tentu menginginkan yang terbaik.

MI NU Hidayatun Najah bukan sekadar tempat belajar, tetapi tempat bertumbuh menjadi pribadi yang baik.

Ayo bergabung bersama MI NU Hidayatun Najah!
Karena masa depan terbaik dimulai dari pilihan yang tepat hari ini.

Syarat Pendaftaran:

  • Mengisi Formulir Pendaftaran
  • Fotokopi Akta Kelahiran
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Membayar Biaya Pendaftaran Rp 200.000,-
  • Mengisi Link yang sudah disediakan
  • Berusia 6,5 Tahun per Juli 2026

Informasi Pendaftaran Via WhatsApp : 0857-9020-8756 (Ustadzah Asyrofa)

Halal Bi Halal MI NU Hidayatun Najah: Menuju ke-Fitrian Sejati

MI NU Hidayatun Najah selenggarakan Halal Bi Halal dalam rangka merayakan Idul Fitri, Senin, 30/3/2026.

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk panggulawentah anak didik MI NU Hidayatun Najah dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan antar sesama.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ustadzah Dina selaku MC (Master Of Ceremony) dalam kegiatan ini, kemudian dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam yang dipimpin oleh Ustadz Ali dan Ustadz Afdhol bersama tim banjari MI NU Hidayatun Najah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istighosah dan pembacaan Nadzom Asmaul Husna yang dipimpin oleh Ustadz Slamet, dengan mengajak peserta didik untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Memasuki inti acara, Kepala Madrasah, Ustadz Muhammad Nashruddin, selaku pemateri pada kegiatan ini, menyampaikan pesan tentang hakikat hari yang fitri. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa kesucian Idul Fitri tidak hanya dimaknai secara lahiriah, tetapi juga harus tercermin dalam kebersihan hati dan terpancar dalam perilaku sehari-hari. Beliau mengajak seluruh warga madrasah untuk saling memaafkan, serta membangun kembali hubungan antar sesama yang harmonis, yang penuh kasih sayang satu sama lain.

Kegiatan semakin meriah dengan adanya tukar kado. Acara kemudian ditutup dengan musafahah (bersalam-salaman) antara ustadz/ah, peserta didik, dan seluruh tenaga kependidikan MI NU Hidayatun Najah sebagai syarat menghapuskan segala khilaf sehingga sampai kepada ke-fitrian yang sejati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai maiyah (kebersamaan), keikhlasan, saling menghargai, dan saling memaafkan dapat terus tertanam dan menjadi bagian dari karakter seluruh keluarga besar MI NU Hidayatun Najah. Aamiin…

Penulis : Dian Efendi

Semangat Attamma Menggema, Alumni Angkatan Kedua MI NU Hidayatun Najah Gelar Bagi Takjil dan Buka Bersama

Kebersamaan yang hangat dan penuh makna terpancar dari kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Angkatan Kedua MI NU Hidayatun Najah, yang dikenal dengan nama Attamma, pada Senin, 16 Maret 2026. Bertempat di Taman Kota Abhipraya, kegiatan ini menjadi ajang temu rindu sekaligus wujud nyata kepedulian sosial para alumni di bulan suci Ramadan.

Sejak menjelang waktu berbuka, para alumni yang tergabung dalam dua rombongan belajar (rombel) Attamma mulai berkumpul dengan penuh antusias. Kehadiran mereka yang begitu banyak menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan yang terjalin sejak di bangku madrasah tetap terjaga dengan baik hingga saat ini. Suasana penuh keakraban begitu terasa, diwarnai canda, tawa, dan semangat kebersamaan yang tak lekang oleh waktu.

Kegiatan diawali dengan pembagian takjil di sepanjang ruas Jalan Pahlawan. Dengan sigap dan penuh semangat, para alumni beserta orang tua turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas. Tidak hanya pengendara, para petugas yang tengah berjaga pun turut menerima takjil dengan wajah sumringah. Aksi sosial ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, menciptakan suasana hangat di tengah hiruk-pikuk aktivitas kota menjelang waktu berbuka.

Setelah kegiatan berbagi selesai, seluruh peserta kembali ke Taman Kota Abhipraya untuk melaksanakan buka puasa bersama. Momen ini menjadi puncak kebersamaan, di mana para alumni duduk bersama dalam suasana kekeluargaan, menikmati hidangan sederhana namun penuh keberkahan. Lebih dari sekadar makan bersama, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat kembali silaturahmi yang mungkin sempat terpisah oleh waktu dan kesibukan masing-masing.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ustadzah Siti Nur Rohmah yang memberikan pesan penuh makna kepada seluruh anggota Attamma. Dalam nasihatnya, beliau menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan di antara sesama alumni. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun sejak masa madrasah dapat terus dijaga, sehingga para alumni mampu menjadi pribadi yang utuh dan berkarakter, sejalan dengan makna nama Attamma yang mencerminkan kesempurnaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditanamkan di MI NU Hidayatun Najah tetap hidup dalam diri para alumninya. Di tengah kesibukan masing-masing, mereka masih menyempatkan diri untuk berkumpul, berbagi, dan menebar manfaat bagi sesama.

Melalui kegiatan ini, Attamma kembali menunjukkan bahwa kebersamaan bukan sekadar kenangan, melainkan nilai yang terus dirawat dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Semangat berbagi yang mereka hadirkan di bulan Ramadan menjadi cerminan indah bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya, selama hati tetap terhubung dalam persaudaraan.

*Tim Media MI Nu Hidayatun Najah

Alumni Angkatan Pertama MI NU Hidayatun Najah Gelar Buka Bersama dan Berbagi Takjil

Alumni angkatan pertama MI NU Hidayatun Najah menggelar kegiatan buka bersama sekaligus berbagi takjil kepada masyarakat pada Ahad, 15 Maret 2026. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di Taman Kota Abhipraya dengan sasaran para pengguna jalan di kawasan Jalan Pahlawan serta para petugas yang sedang bertugas di area taman tersebut.

Kegiatan ini diinisiasi oleh para wali murid alumni sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menumbuhkan semangat kebersamaan di antara para alumni angkatan pertama MI NU Hidayatun Najah. Melalui kegiatan ini, para alumni diajak untuk tetap menjaga silaturahmi serta menanamkan nilai berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.


Dalam kegiatan tersebut, para alumni bersama para wali murid membagikan ratusan paket takjil kepada para pengendara yang melintas di sekitar Jalan Pahlawan. Selain itu, takjil juga diberikan kepada para petugas yang sedang menjalankan tugas menjaga kebersihan dan ketertiban di kawasan taman. Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur.
Setelah kegiatan berbagi takjil selesai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh para alumni, wali murid, serta beberapa tamu undangan. Suasana kebersamaan dan keakraban sangat terasa dalam kegiatan tersebut, yang sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kembali tali persaudaraan di antara para alumni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Bidang Humas MI NU Hidayatun Najah, Ali Makhrus. Dalam kesempatan itu, beliau memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para alumni agar senantiasa membawa nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan di madrasah.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar para alumni MI NU Hidayatun Najah terus menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga para alumni selalu mengingat nilai-nilai yang telah ditanamkan di madrasah. Di mana pun berada, jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain serta terus menebarkan kebaikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para alumni tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga semakin memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kegiatan berbagi takjil dan buka bersama ini pun menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan di madrasah tetap hidup di tengah para alumninya.

*Tim Media MI NU Hidayatun Najah

MI NU Hidayatun Najah Sukses Tampilkan Tari “Srawung Bumi, Srawung Lara” di JAMLIMA Kabupaten Tuban 2026

MI NU Hidayatun Najah kembali menampilkan tari bertajuk “Srawung Bumi, Srawung Lara” dalam ajang JAMLIMA: Jambore Literasi dan Moderasi Beragama KKMI Kabupaten Tuban pada Sabtu (14/2/26).

Pada kegiatan yang diikuti oleh seluruh lembaga di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tuban dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA, penampilan tersebut menjadi suguhan istimewa. Peserta didik menampilkannya dengan penuh percaya diri dan penghayatan, ditambah suasana hujan membuat pentas tersebut semakin terasa sakral dan dramatis.

Tari tersebut digarap oleh pelatih ekstrakurikuler tari MI NU Hidayatun Najah, Lovely Cevrilya Brilly, atau akrab dengan panggilan Kak Lovely. Adapun rias yang elok para penari ditangani oleh Ustadzah Ima dan Ustadzah Rohmah sehingga penampilan semakin selaras dengan konsep tari yang dipentaskan.

Penulis : Dian Efendi

Penampilan Spektakuler Oleh Peserta Ekstrakurikuler Tari MI NU Hidayatun Najah dalam Visitasi AMI Bidang Entrepreneur 2026

Dalam kegiatan Visitasi AMI Bidang Entrepreneur 2026, MI NU Hidayatun Najah menghadirkan sebuah penampilan seni tari dengan mengangkat sosok pahlawan perempuan Nusantara, Nyi Ageng Serang, pada Senin (9/2/2026).

Nyi Ageng Serang merupakan pahlawan wanita dari tanah Jawa yang dikenal akan keberaniannya dalam melawan penjajahan Kolonial Belanda. Sosoknya tidak hanya merepresentasikan perlawanan dalam perang fisik, tetapi juga kecerdasan strategi perang dan ketangguhan. Nilai-nilai inilah yang berupaya diterjemahkan secara kreatif melalui seni tari ini.

Gerak tari yang ditampilkan menggambarkan kepiawaian Nyi Ageng Serang dalam memimpin pasukan, kelincahannya dalam berkuda, serta keberaniannya dalam melakukan serangan mendadak. Gerakan yang bervariasi, serta ekspresi wajah juga merepresentasikan kepemimpinan Nyi Ageng Serang yang begitu tangguh.

Ada hal yang unik yang menunjukkan kecerdikan dari perjuangan Nyi Ageng Serang, yakni penggunaan “daun lumbu” sebagai strategi penyamaran dalam perang gerilya, sehingga pasukan kolonial berhasil terkecoh.

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, performance ini menjadi semacam media pembelajaran karakter yang kontekstual dan sarana untuk mengenalkan sejarah bangsa melalui seni tari. Menyampaikan pesan kesetaraan serta menghargai peran perempuan dalam perjuangan kemerdekaan.

Penampilan tari ini dipersembahkan di hadapan Dewan Juri Visitasi AMI Bidang Entrepreneur, yaitu:

  • M. Muntaha, S.Ag., M.Pd.
  • Nur Anif Wijaya, S.Pd., M.Pd.
  • Kun Shalahaddin Fatma, S.Ag., S.Pd., M.Pd.

Dengan penuh percaya diri layaknya Nyi Ageng Serang peserta didik Ekstrakurikuler tari MI NU Hidayatun Najah berhasil menampilkan karya yang tidak hanya elok di pandang, tetapi juga bernilai edukatif dan inspiratif.

Penulis : Dian Efendi

Mention IV MI NU Hidayatun Najah, Menyatukan Inspirasi dan Prestasi Pelajar Madrasah

      MI NU Hidayatun Najah Tuban kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk Mention IV (MI NU Event Competition) yang diikuti oleh 513 peserta dari jenjang TK/RA, MI/SD, dan TPQ se-Karesidenan Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan karakter bagi peserta didik dengan mengusung tema “United in Inspiration, Shining Through Achievement”.

         Kegiatan Mention IV diawali dengan pra acara berupa penampilan rebana yang dibawakan oleh murid-murid MI NU Hidayatun Najah. Lantunan shalawat yang ditampilkan berhasil menciptakan suasana khidmat dan menambah semarak pembukaan acara.

         Acara resmi dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Fathan. Selanjutnya, Ketua Panitia, Ustadzah Hilyatus Sholihah, menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa jumlah peserta Mention IV tahun ini mencapai 513 peserta yang berasal dari berbagai lembaga TK/RA, MI/SD, dan TPQ se-Karesidenan Bojonegoro. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

         Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris PC LP Ma’arif NU Kabupaten Tuban, Moh. Muflih, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi MI NU Hidayatun Najah yang secara konsisten menghadirkan kegiatan kompetitif dan edukatif bagi peserta didik. Menurutnya, kegiatan seperti Mention IV tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta menanamkan nilai sportivitas dan akhlak mulia sejak dini. Ia juga memotivasi para peserta agar mengikuti lomba dengan penuh semangat dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang berharga.

           Sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi disampaikan oleh Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, H. Lukman Hakim, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada MI NU Hidayatun Najah atas komitmen dan kerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar ini. Ia menegaskan bahwa madrasah memiliki peran penting tidak hanya dalam pendidikan akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, mental, dan spiritual peserta didik. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar berani tampil, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap perlombaan.

          Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Ketua BP3MNU, Munthorib, S.Pd, dengan harapan seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak.

         Setelah acara pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan sesuai cabang yang dipertandingkan. Para peserta tampak antusias dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Menjelang pengumuman juara, panitia menampilkan penampilan dari siswa-siswi MI NU Hidayatun Najah berupa monolog atau retorika serta tari tradisional Candi Ayu yang mendapat sambutan meriah dari para peserta dan tamu undangan.

       Puncak kegiatan ditandai dengan pengumuman para juara dari masing-masing cabang lomba yang dilanjutkan dengan penyerahan piala, sertifikat, dan uang pembinaan kepada para pemenang. Kegiatan Mention IV ini juga bekerja sama dengan PMI Kabupaten Tuban dalam pelaksanaan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

      Selain itu, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan bazar makanan yang diisi oleh ayah bunda paguyuban seluruh kelas serta Komite MI NU Hidayatun Najah. Kehadiran bazar tersebut tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara madrasah, wali murid, dan masyarakat.

      Melalui pelaksanaan Mention IV, MI NU Hidayatun Najah berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pengembangan potensi, prestasi, dan karakter peserta didik, sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai pusat pendidikan yang berorientasi pada prestasi dan nilai-nilai keislaman.

Menadah Sepercik Hikmah Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Bersama MI NU Hidayatun Najah

MI NU Hidayatun Najah memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman madrasah dengan diikuti oleh seluruh peserta didik serta jajaran asatidz MI NU Hidayatun Najah, Senin (19/1/2026).

Peringatan Isra’ Mi’raj bagi MI NU Hidayatun Najah menjadi media yang efektif untuk menginternalisasikan nilai keimanan serta keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada peserta didik, khususnya pada ibadah sholat sebagai manifestasi yang esensial dari peristiwa Isra’ Mi’raj itu sendiri.

Acara berlangsung dengan lancar. Rangkaian kegiatan Isra’ Mi’raj kali ini diawali dengan lantunan shalawat yang dibawakan oleh Tim Rebana MI NU Hidayatun Najah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Adzkia Shafa Salsabilla Joswa (Kelas VA). Barulah dilanjutkan sambutan Kepala Madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala MI NU Hidayatun Najah, Ustadz Muhammad Nashruddin, S.Pd. menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj adalah sebagai sarana pendidikan dalam menumbuhkan peserta didik yang sholih dan sholihah.

Puncak acara diisi dengan mauidhah hasanah oleh Ustadz M. Fauzi, M.A. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, serta menekankan pentingnya perintah sholat lima waktu sebagai buah dari perjalanan Isra’ Mi’raj dan menjadi fondasi utama orang Islam.

Ustadz Fauzi juga mengajak kepada seluruh peserta didik untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dilingkup kepribadian, di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Acara ditutup dengan do’a yang dipimpin langsung oleh Ustadz Fauzi. Besar harapan melalui kegiatan ini peserta didik dapat manadah sepercik hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Aamiin.

Penulis : Dian Efendi

Dzilan di MI NU Hidayatun Najah

Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, MI NU Hidayatun Najah memiliki program pembiasaan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an setiap pagi, yaitu Dzilan (Dzikir Lantunan Al-Qur’an). Peserta didik dijadwalkan secara bergiliran (piket) dengan surat-surat Al-Qur’an yang telah ditentukan. Pelaksanannya dimulai pada pukul 06.30-07.00 WIB di hari Senin sampai Jumat.

Melalui kegiatan Dzilan, peserta didik dibiasakan untuk memulai hari dengan membaca Al-Qur’an. Pembiasaan ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter cinta Al-Qur’an, menjadikan peserta didik semakin akrab dengan Al-Qur’an, serta menempatkannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan begitu kesadaran akan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup akan perlahan tumbuh dan terpatri di hati.

Program Dzilan menjadi salah satu ikhtiar MI NU Hidayatun Najah dalam menghadirkan pendidikan yang bukan hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menumbuhkan peserta didik yang berakhlakul karimah, berprestasi, serta berwawasan Aswaja An-Nahdliyah.

 

Penulis: Dian Efendi

MI NU Hidayatun Najah Resmi Buka PPL Mahasiswa IAINU Tuban

MI NU Hidayatun Najah secara resmi membuka kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban pada Jumat (10/1/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan calon pendidik yang profesional.

Acara pembukaan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Kepala MI NU Hidayatun Najah beserta jajaran dewan guru (Pamong), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari IAINU Tuban, serta seluruh mahasiswa peserta PPL.

Dalam sambutannya, Kepala MI NU Hidayatun Najah, Muhammad Nashruddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IAINU Tuban yang menjadikan MI NU Hidayatun Najah sebagai lokasi pelaksanaan PPL.

“Terimakasih atas kepercayaan IAINU Tuban yang menjadikan MI NU Hidayatun Najah sebagai lokasi pelaksanaan PPL. Kami berharap mahasiswa PPL mampu menyesuaikan diri dengan kultur madrasah, memahami karakter peserta didik, serta ikut berperan aktif dalam pembelajaran,” ungkap Nashruddin.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) IAINU Tuban, Ahmad Fathoni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada MI NU Hidayatun Najah yang telah memberikan dukungan penuh serta bersedia menerima mahasiswa PPL IAINU Tuban. Ia menegaskan bahwa kesempatan ini merupakan sebuah bentuk nyata sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan madrasah dalam menyiapkan calon pendidik yang profesional.

Selama pelaksanaan PPL, mahasiswa akan terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran di kelas, pendampingan peserta didik dalam berbagai kegiatan, dan berbagai program pembiasaan di MI NU Hidayatun Najah. Keterlibatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang menumbuhkan kompetensi pedagogik mahasiswa.

Jurnalis: Dian Efendi