MI NU Hidayatun Najah Sukses Tampilkan Tari “Srawung Bumi, Srawung Lara” di JAMLIMA Kabupaten Tuban 2026

MI NU Hidayatun Najah kembali menampilkan tari bertajuk “Srawung Bumi, Srawung Lara” dalam ajang JAMLIMA: Jambore Literasi dan Moderasi Beragama KKMI Kabupaten Tuban pada Sabtu (14/2/26).

Pada kegiatan yang diikuti oleh seluruh lembaga di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tuban dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA, penampilan tersebut menjadi suguhan istimewa. Peserta didik menampilkannya dengan penuh percaya diri dan penghayatan, ditambah suasana hujan membuat pentas tersebut semakin terasa sakral dan dramatis.

Tari tersebut digarap oleh pelatih ekstrakurikuler tari MI NU Hidayatun Najah, Lovely Cevrilya Brilly, atau akrab dengan panggilan Kak Lovely. Adapun rias yang elok para penari ditangani oleh Ustadzah Ima dan Ustadzah Rohmah sehingga penampilan semakin selaras dengan konsep tari yang dipentaskan.

Penulis : Dian Efendi

Penampilan Spektakuler Oleh Peserta Ekstrakurikuler Tari MI NU Hidayatun Najah dalam Visitasi AMI Bidang Entrepreneur 2026

Dalam kegiatan Visitasi AMI Bidang Entrepreneur 2026, MI NU Hidayatun Najah menghadirkan sebuah penampilan seni tari dengan mengangkat sosok pahlawan perempuan Nusantara, Nyi Ageng Serang, pada Senin (9/2/2026).

Nyi Ageng Serang merupakan pahlawan wanita dari tanah Jawa yang dikenal akan keberaniannya dalam melawan penjajahan Kolonial Belanda. Sosoknya tidak hanya merepresentasikan perlawanan dalam perang fisik, tetapi juga kecerdasan strategi perang dan ketangguhan. Nilai-nilai inilah yang berupaya diterjemahkan secara kreatif melalui seni tari ini.

Gerak tari yang ditampilkan menggambarkan kepiawaian Nyi Ageng Serang dalam memimpin pasukan, kelincahannya dalam berkuda, serta keberaniannya dalam melakukan serangan mendadak. Gerakan yang bervariasi, serta ekspresi wajah juga merepresentasikan kepemimpinan Nyi Ageng Serang yang begitu tangguh.

Ada hal yang unik yang menunjukkan kecerdikan dari perjuangan Nyi Ageng Serang, yakni penggunaan “daun lumbu” sebagai strategi penyamaran dalam perang gerilya, sehingga pasukan kolonial berhasil terkecoh.

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, performance ini menjadi semacam media pembelajaran karakter yang kontekstual dan sarana untuk mengenalkan sejarah bangsa melalui seni tari. Menyampaikan pesan kesetaraan serta menghargai peran perempuan dalam perjuangan kemerdekaan.

Penampilan tari ini dipersembahkan di hadapan Dewan Juri Visitasi AMI Bidang Entrepreneur, yaitu:

  • M. Muntaha, S.Ag., M.Pd.
  • Nur Anif Wijaya, S.Pd., M.Pd.
  • Kun Shalahaddin Fatma, S.Ag., S.Pd., M.Pd.

Dengan penuh percaya diri layaknya Nyi Ageng Serang peserta didik Ekstrakurikuler tari MI NU Hidayatun Najah berhasil menampilkan karya yang tidak hanya elok di pandang, tetapi juga bernilai edukatif dan inspiratif.

Penulis : Dian Efendi

Mention IV MI NU Hidayatun Najah, Menyatukan Inspirasi dan Prestasi Pelajar Madrasah

      MI NU Hidayatun Najah Tuban kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk Mention IV (MI NU Event Competition) yang diikuti oleh 513 peserta dari jenjang TK/RA, MI/SD, dan TPQ se-Karesidenan Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan karakter bagi peserta didik dengan mengusung tema “United in Inspiration, Shining Through Achievement”.

         Kegiatan Mention IV diawali dengan pra acara berupa penampilan rebana yang dibawakan oleh murid-murid MI NU Hidayatun Najah. Lantunan shalawat yang ditampilkan berhasil menciptakan suasana khidmat dan menambah semarak pembukaan acara.

         Acara resmi dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Fathan. Selanjutnya, Ketua Panitia, Ustadzah Hilyatus Sholihah, menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa jumlah peserta Mention IV tahun ini mencapai 513 peserta yang berasal dari berbagai lembaga TK/RA, MI/SD, dan TPQ se-Karesidenan Bojonegoro. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

         Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris PC LP Ma’arif NU Kabupaten Tuban, Moh. Muflih, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi MI NU Hidayatun Najah yang secara konsisten menghadirkan kegiatan kompetitif dan edukatif bagi peserta didik. Menurutnya, kegiatan seperti Mention IV tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta menanamkan nilai sportivitas dan akhlak mulia sejak dini. Ia juga memotivasi para peserta agar mengikuti lomba dengan penuh semangat dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang berharga.

           Sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi disampaikan oleh Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, H. Lukman Hakim, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada MI NU Hidayatun Najah atas komitmen dan kerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar ini. Ia menegaskan bahwa madrasah memiliki peran penting tidak hanya dalam pendidikan akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, mental, dan spiritual peserta didik. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar berani tampil, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap perlombaan.

          Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Ketua BP3MNU, Munthorib, S.Pd, dengan harapan seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak.

         Setelah acara pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan sesuai cabang yang dipertandingkan. Para peserta tampak antusias dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Menjelang pengumuman juara, panitia menampilkan penampilan dari siswa-siswi MI NU Hidayatun Najah berupa monolog atau retorika serta tari tradisional Candi Ayu yang mendapat sambutan meriah dari para peserta dan tamu undangan.

       Puncak kegiatan ditandai dengan pengumuman para juara dari masing-masing cabang lomba yang dilanjutkan dengan penyerahan piala, sertifikat, dan uang pembinaan kepada para pemenang. Kegiatan Mention IV ini juga bekerja sama dengan PMI Kabupaten Tuban dalam pelaksanaan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

      Selain itu, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan bazar makanan yang diisi oleh ayah bunda paguyuban seluruh kelas serta Komite MI NU Hidayatun Najah. Kehadiran bazar tersebut tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara madrasah, wali murid, dan masyarakat.

      Melalui pelaksanaan Mention IV, MI NU Hidayatun Najah berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pengembangan potensi, prestasi, dan karakter peserta didik, sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai pusat pendidikan yang berorientasi pada prestasi dan nilai-nilai keislaman.