MI NU Hidayatun Najah Raih Juara Pertama Anugerah Madrasah Inovasi Ketiga

        Tuban, 11 Februari 2025, MI NU Hidayatun Najah telah menorehkan prestasi gemilang. Madrasah ini berhasil meraih Juara 1 Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) 2024 dalam Bidang Literasi. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Tuban, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Aula Lt. 4 Ma’had Bahrul Huda, Jl. Letda Sucipto Tuban No.108, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban.

      Keberhasilan MI NU Hidayatun Najah tidak lepas dari komitmen kuat dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah. Dengan berbagai program inovatif, dari mulai pembelajaran berbasis literasi, kegiatan lima belas menit membaca, karya basis literasi, juga tugas akhir siswa menerbitkan sebuah buku. Kemudian juga kunjungan perpustakaan terjadwal, hingga fasilitas seperti Perpustakaan yang nyaman, Pojok baca di setiap sudut kelas, Gubuk Literasi, Mading, hingga lingkungan kaya literasi di setiap tempat. MI NU Hidayatun Najah berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung peningkatan minat baca dan keterampilan menulis para peserta didik.

         Kepala MI NU Hidayatun Najah menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan ini. “Alhamdulillah, kemenangan ini adalah bukti semangat literasi di MI NU Hidayatun Najah. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan menginspirasi. Mari terus Iqra’, membaca dunia dan menulis untuk masa depan” ujarnya.

         AMI merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk mendorong madrasah dalam menciptakan inovasi pendidikan. Tahun ini, persaingan dalam AMI 2024 sangat ketat, dengan banyak madrasah yang menghadirkan berbagai program unggulan. Namun, MI NU Hidayatun Najah berhasil membuktikan kualitasnya dengan program literasi yang tidak hanya inovatif tetapi juga efektif bagi peserta didik.

           Dengan penghargaan ini, MI NU Hidayatun Najah semakin bersemangat untuk terus mengembangkan program literasi. Madrasah ini berkomitmen untuk mengembangkan lebih banyak inovasi dalam dunia literasi, termasuk program kunjungan ke Perpustakaan Daerah, pelatihan literasi dan lain-lain.

            Semoga penghargaan ini menjadi memotivasi MI NU Hidayatun Najah untuk terus berinovasi dalam literasi. Menumbuhkan siswa dan guru yang semakin semangat membaca, menulis, dan berkarya.

 

Reporter : Gus Effendi MU

Editor : Ali Dc

MI NU Hidayatun Najah Selenggarakan Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 Hijriyah

     MI NU Hidayatun Najah mengadakan peringatan hari besar Isra’ Mi’raj 1446 H dengan khidmat dan penuh makna. Acara yang berlangsung di Masjid PCNU Tuban ini menghadirkan Ustadz Syaiful Halwa sebagai pemateri.

Acara dimulai dengan pembacaan surat Al-Isra’ dan Tafsirnya, dilanjut dengan Sambutan dari Kepala Madrasah MI NU Hidayatun Najah Muhammad Nashruddin, S.Pd yang mengingatkan tentang pentingnya menjaga shalat lima waktu. Dan yang terakhir adalah ceramah tentang makna dan hikmah Isra’ Mi’raj oleh Ustadz Syaiful Halwa. Dalam ceramahnya, Ustadz Syaiful Halwa menjelaskan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, serta perjalanan beliau ke Sidratul Muntaha.

Ustadz Syaiful Halwa menekankan pentingnya meningkatkan iman, taqwa, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk mengambil hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj dan mengaplikasikannya dalam kehidupan.

Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 H di MI NU Hidayatun Najah berlangsung dengan khidmat. Semoga peringatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Amin.

Editor : @ali_dc

Adakan Pelatihan Literasi Sebagai Penunjang Madrasah yang Literate

Setelah pelaksanaan AMI (Anugerah Madrasah Inovatif) Se-Kabupaten Tuban beberapa bulan yang lalu, MI NU Hidayatun Najah selalu berusaha berlatih, berproses, dan mempraktikkan agar menjadi madrasah yang memiliki banyak karya. Kali ini mengadakan pelatihan literasi bersama Drs. Musta’in, selaku pegiat literasi dan pengurus Kemenag Kabupaten Tuban. (Sabtu, 11 Januari 2025)

Dalam sambutannya, kepala madrasah MI NU Hidayatun Najah mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini, harapannya Ustadz/ah mampu memiliki banyak karya yang bisa diciptakan. Karena dengan berkarya, pasti akan diingat dan dikenang. Selain itu, memang ditujukan agar kegiatan mengajar bisa lebih bervariasi dan kreatif dengan menggunakan media serta metode yang menyenangkan.

Dalam kegiatannya, ustadz/ah diajak untuk membuat minimal satu karya pada waktu itu juga harus jadi. Ya, memang agak gelagapan. Namun setelah dibekali ilmu oleh pemateri, ternyata semua yang ada di sekitar kita bisa dijadikan karya tulis.

Berkarya itu mudah, jangan dipikirkan sulitnya, tapi niat dan kerjakan. Mulai dari yang mudah atau yang kita bisa dulu, lalu lakukan sekarang, dan mulailah dari diri kita, tambah Kepala MIN 2 Tuban itu, atau yang lebih di kenal dengan sebutan Cap Tain.

Kegiatan berlangsung dengan khidmah dan seru. Semoga dengan bekal ilmu yang ditularkan mampu di gethuk tularkan serta dipraktikkan oleh Ustadz/ah serta siswa-siswi di MI NU Hidayatun Najah.

 

 

 

Created By:
Rahma_Rusyd

MI NU Hidayatun Najah mengadakan Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79

Hari ini, 17 Agustus, Sekolah MI NU Hidayatun Najah memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 dengan upacara yang khidmat dan penuh semangat. Acara berlangsung di halaman sekolah dan dihadiri oleh siswa, guru,  serta staf administrasi.

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan pengibaran bendera Sang Merah-Putih oleh Ustadz Muhammad Nashruddin S.Pd selaku Kepala MI NU Hidayatun Najah, didampingi oleh perwakilan siswa dan guru. Bendera dikibarkan dengan hormat dan diiringi oleh lagu Indonesia Raya.

Dalam sambutannya, Ustadz Muhammad Nashruddin S.Pd selaku Kepala MI NU Hidayatun Najah mengajak seluruh warga sekolah untuk menghargai perjuangan para pahlawan dan memperkuat semangat persatuan dan kesatuan. Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, acara juga diisi dengan pembacaan teks Proklamasi, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi dan penghormatan kepada para guru dan staf.

Peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi bangsa. Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79! Semoga semangat kemerdekaan terus membara di hati kita semua.

Solisasi Klinik Penuntasan Pembelajaran (KPP), program untuk meningkatkan kapasitas keilmuan ananda

Tepat di hari Jum’at  bertepatan dengan tanggal 9 Agustus 2024,  MI NU Hidayatun Najah melaksanakan agenda sosialisasi Klinik Penuntasan Pembelajaran untuk ananda kelas 1 kepada segenap wali murid. adapun program KPP ini adalah salah satu program khusus yang ditujukan agar ananda yang kesulitan belajar dapat lebih berkonsentrasi dan mengejar ketertinggalan materi.

MI NU Hidayatun Najah selenggarakan Pendampingan Akreditasi sebagai langkah konkret inisiasi kemajuan lembaga

Sabtu 10 Agustus 2024, MI NU Hidayatun Najah menyelenggarakan acara pendampingan akreditasi yang turut serta dihadiri oleh Pengawas Madrasah Kementrian Agama Tuban Bpk Samsul Huda S.Pd M.A, Ketua PC LP Ma’arif Bpk Sofyan Yunus, M.Pd dan Ketua BP3MNU Bpk Munthorib S.Pd.

Acara ini diselenggarakan bertujuan untuk mempersiapkan akreditasi madrasah perdana di MI NU Hidayatun Najah, adapaun pesertanya berasal dari semua elemen yang ada di MI NU Hidayatun Najah, meliputi seluruh tenaga pendidik, Staff TU, dan Pengurus harian Komite. diharapkan dengan adanya acara ini dapat menghasilkan motivasi kepada seluruh elemen yang berimbas pada lancarnya proses akreditasi serta dapat memberikan MI NU hasil terbaik.

Awal Semester Genap, Siswa-siswi MI NU Hidayatun Najah ikuti apel dengan bersemangat

 

Senin pagi tepat di tanggal 6 Januari 2025, segenap siswa dan siswi MI NU Hidayatun Najah mengikuti apel pertama di awal semester genap dengan berseri-seri, Ustadz Muhammad Nashruddin S.Pd selaku Kepala Madrasah MI NU Hidayatun Najah berpesan kepada siswa siswi untuk selalu menjaga niat dalam mencari ilmu, karena menata niat dari awal itu sangat penting agar output yang dihasilkan dalam pendidikan bisa lebih terarah dan dipenuhi keberkahan.

MINU HIJAH Raih Prestasi Anugerah Madrasah Inovasi Kabupaten Tuban

Lembaga Pendidikan MI NU Hidayatun Najah meraih prestasi 3 besar Anugerah Madrasah Inovasi Tingkat kabupaten Tuban dalam Bidang Literasi. Dalam kesempatan ini, tim Visitor dipilih dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban yaitu Bapak Ahmad Basyar, S.Ag, M.Pd, Bapak Moh. Syuhadak, M.A, dan Bapak Drs. Mustain untuk menilai dan mengcroschek bukti yang sudah diunggah guna memilih yang terbaik.

Pelaksanaan Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) 2024 ini disinergikan dengan dokumen akreditasi Madrasah dengan harapan persiapan Akreditasi bagi madrasah bisa dimulai dari awal sekaligus inovasi juga mampu di wujudkan.

Kegiatan penyambutan Tim Visitor disuguhi dengan tampilan Hadroh An Najah dari siswa siswi MI NU HIdayatun Najah, lalu disambut oleh Santriwan Santriwati dengan mengalungkan bunga kehormatan. Kemudian melewati Pasukan Pramuka Penggalang dengan iringan tongkat yang melintang ke udara. Tak hanya itu, suguhan Tari Kupu-Kupu yang memfilosofikan lembaga MI NU Hidayatun Najah sebagai lembaga yang inovatif pun mampu membuat perhatian. Sebelum memasuki ruangan, cinderamata berupa karya tulis Ananda juga diberikan sebagai bentuk madrasah yang literate.

“Kami sangat bersyukur, segenap upaya dan kerjasama yang apik dari berbagai stakeholder, LP. Maarif, BP3MNU, Komite, paguyuban, dewan asatidz/ah, serta siswa-siswi yang sangat luar biasa semangatnya demi mendukung MINU Hijah hingga bisa sampai di titik ini. Ini adalah pencapaian luar biasa, karena lembaga yang notabennya baru berdiri 6 tahunan sudah bisa meraih prestasi.” Ujar Ustadz M. Nashruddin selaku kepala madrasah.

Bapak Drs. Musta’in dalam sambutannya setelah mengcroschek juga menambahi bahwa,

“Kegiatan dan program yang sudah dilaksanakan di MI NU Hidayatun Najah ini sudah bagus, namun harus diperbanyak lagi terkait hasil karya tulis Ustadz/ah dan anak-anak. Semua kegiatan selama pembelajaran di kelas bisa diwujudkan menjadi sebuah buku. Sebuah karya yang mampu diwujudkan akan memberi nilai lebih dan membuat kenangan tersendiri nantinya. Ayo dibiasakan, sebulan bisa menghasilkan 1 karya buku.” Tambahnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar, di akhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.

 

Created By: Rahma Rusyd (Tim Media MINU HIJAH)